Tanpa Merendahkan.
Tanpa Menjelekkan.
Tanpa Menghitamkan.
Tanpa Mengecilkan.
Tanpa Mematikan.
Tanpa Melemahkan.
Untuk mereka yang haus akan indahnya kata, mistisnya cerita dan syahdunya rima. Disinilah tempat Pikiran hinggap, sebelum terbang entah kemana.
Kenapa dirimu?
Tanyaku padanya,
Apa urusanmu?
Ucap mulutnya.
Aku tak tahu lagi,
Mana batas untuk peduli,
Ketika simpati tak sampai,
Dan empati pun lalai.
Mungkin lebih baik diam,
Sendiri kita didekap malam,
Di tengah kerumunan seram,
Doaku slalu dalam gumam.
Gelap pekat tanpa sinar,
Sepi sunyi tanpa bingar,
Inilah Malam Malam Masam,
Habis masa dalam diam.
Berhenti raganya,
Berlari jiwanya,
Terpejam matanya,
Terbelalak hatinya.
Malam ini rasanya masam,
Tapi tak terasa geram,
Mungkin ini adalah sendu,
Terbalut oleh rasa rindu.
Aneh,
Baik jadi lawan,
Buruk jadi teman.
Aneh,
Bergaul tapi sunyi,
Menyepi tapi ramai.
Aneh,
Cinta tapi dusta,
Benci tapi suka.
Aneh,
Tapi nyata,
Inilah Dunia.
Selamat Pagi,
Selamat Datang di Blog yang rencananya akan saya isi racauan dari bagian diri saya yang lain, yang haus akan indahnya kata, mistisnya cerita dan syahdunya rima.
Maafkan Saya jika nantinya isi dari Blog ini tak karuan adanya, karena sesuai judul dari Blog ini, disinilah tempat Pikiran saya hinggap, sebelum terbang entah kemana.
Selamat menikmati, Sahabat.